GOING BLUE. Lihat Press Release Kami di bagian berita • GOING BLUE. Lihat Press Release Kami di bagian beritaGOING BLUE. Lihat Press Release Kami di bagian beritaGOING BLUE. Lihat Press Release Kami di bagian berita

MENU

Mengenal Vitamin D: Pengertian, Fungsi, Dosis dan Sumbernya

Vitamin D adalah nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh kita. Para dokter dan ahli kesehatan seperti dr. Joe alias dr. Mario Johan menyarankan kita untuk mencukupi kebutuhan Vitamin D sehari-hari. Namun, sudahkah kita benar-benar memahami tentang Vitamin D? Karenanya, dalam artikel ini mari kita kenali lebih dalam apa itu vitamin D, apa fungsinya, dosis yang dibutuhkan, serta sumber-sumbernya.

Apa Itu Vitamin D?

Menyadur keterangan dari Dr.dr. IGN Darmaputra, SpKK (K) FINSDV, FAADV, Vitamin D, yang ditemukan dalam sinar matahari dan makanan tertentu, memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan tulang. Tubuh kita memerlukan paparan sinar matahari untuk membuat vitamin D secara alami dengan mengubah kolesterol dalam sel kulit saat terkena sinar matahari langsung.

Untuk menjaga kadar vitamin D yang cukup dalam tubuh, diperlukan paparan sinar matahari yang cukup sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, vitamin D juga bisa didapatkan melalui makanan seperti ikan, telur, susu, keju, dan yogurt. Jika sulit mendapatkannya dari makanan atau sinar matahari, suplemen vitamin D dan minyak ikan dapat menjadi sumber alternatif yang baik.

Fungsi Vitamin D

dr. Mario Johan, seorang dokter dan ahli kesehatan, saat sharing session bersama Regal Springs Indonesia telah mengungkapkan pentingnya Vitamin D dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan tubuh kita. Vitamin D, yang dikenal sebagai “vitamin matahari,” memiliki peran krusial dalam berbagai aspek kesehatan.

Salah satu fungsi utama Vitamin D yang ditekankan oleh dr. Mario Johan adalah meningkatkan kesehatan tulang dan kekuatan otot. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfor, yang sangat penting untuk menjaga kepadatan tulang yang optimal dan mencegah masalah seperti osteoporosis.

Selain itu, dr. Mario Johan juga menyoroti bahwa Vitamin D dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang cukup dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Vitamin D juga memperkuat sistem kekebalan tubuh kita. Ini berarti bahwa tubuh kita lebih mampu melawan infeksi dan penyakit ketika kadar vitamin D cukup. Ini adalah informasi yang sangat penting, terutama di masa sekarang pasca-covid di mana kesehatan dan kekebalan tubuh sangat diperlukan.

Terakhir, dr. Mario Johan mencatat bahwa vitamin D dapat membantu mencegah keguguran. Meskipun masih dalam penelitian lebih lanjut, beberapa bukti menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat berhubungan dengan risiko keguguran yang lebih tinggi. Itulah kenapa banyak dokter spesialis kandungan menyarankan ibu hamil untuk mengkonsumsi vitamin D.

Jika dirangkum, maka dr. Mario Johan menyampaikan setidaknya 4 fungsi penting Vitamin D bagi manusia, yakni:

  • Meningkatkan kesehatan tulang dan kekuatan otot
  • Mengurangi resiko diabetes tipe 2
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Membantu mencegah keguguran

Dosis Vitamin D yang Dibutuhkan

Masih dalam agenda sharing session yang sama, dr. Mario Johan menjelaskan bahwa dosis vitamin D yang diperlukan manusia dapat bervariasi tergantung pada usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, dan faktor-faktor lainnya. Namun, berikut adalah pedoman umumnya:

  • Bayi (0-12 bulan): 400 IU (Unit Internasional) per hari.
  • Anak-anak (1-13 tahun): 600 IU per hari.
  • Dewasa (14-18 tahun): 600 IU per hari.
  • Dewasa di atas 70 tahun: 800 IU per hari.

Perlu diingat bahwa ini adalah acuan umum, seringkali setiap manusia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda tergantung kondisi kesehatan. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis yang sesuai untuk Anda.

Sumber Vitamin D

Menurut dr. Mario Johan, sumber-sumber utama vitamin D yang dapat diakses oleh manusia berasal dari sinar matahari dan makanan.

Sinar matahari, yang mengandung sinar ultraviolet B (UVB), merupakan salah satu cara alami tubuh kita memproduksi vitamin D. dr. Mario Johan selalu menekankan pentingnya berjemur dalam sinar matahari dengan bijak untuk mengoptimalkan produksi vitamin D di dalam tubuh.

Namun, dia juga sangat menyarankan bahwa asupan makanan yang tepat juga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan vitamin D kita. Salah satu sumber utama vitamin D dalam makanan adalah ikan. dr. Mario Johan menyoroti keunggulan ikan sebagai sumber nutrisi, terutama bagi ibu hamil dan anak-anak.

Ikan, dengan kandungan nutrisi khususnya vitamin D yang tinggi, merupakan pilihan makanan yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dengan optimal. Salah satu ikan yang direkomendasikan oleh dr. Mario Johan sebagai pilihan yang sangat bernutrisi adalah ikan nila atau tilapia. Ikan nila atau tilapia menonjol dengan kandungan vitamin D yang mencapai 230% dari angka kecukupan gizi harian, menjadikannya sebagai pilihan yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh.

Dalam pandangan dr. Mario Johan, pemahaman tentang sumber-sumber vitamin D dan pentingnya konsumsi ikan, seperti ikan nila atau tilapia, dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan, terutama pada tahap-tahap penting seperti masa kehamilan dan pertumbuhan anak-anak.

Ikan Tilapia Berkualitas, Sumber Vitamin D Sehari-hari

Jika Anda mencari sumber vitamin D yang berkualitas, salah satu produk yang akan sangat mudah Anda dapatkan adalah ikan tilapia dari Regal Springs Indonesia. Anda dapat membelinya di berbagai supermarket kesayangan, atau melalui pembelian online dalam tautan berikut: Beli Ikan Tilapia Regal Springs Indonesia di Blibli.

Jadi, jangan lupakan pentingnya vitamin D dalam menjaga kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh Anda. Pastikan Anda mendapatkan cukup vitamin D, baik dari sinar matahari, makanan, atau suplemen, untuk menjaga kesehatan optimal Anda. Semoga sehat selalu!